Minggu, 12 Januari 2014

hidup yang baru setelah mati suri

bismillah
akhirnya bisa mulai lagi nulis setelah beralih dari blog lama yang sudah tak terawat

akhir-akhir ini bogor kembali seperti kota bogor yang dulu
hujan sepanjang hari
ya meskipun gak sederas dulu
dan gak sedingin dulu
tapi cukup untuk membangun kenangan dimasa kecil

dulu setiap musim hujan pasti ada pohon yang roboh
hampir tiap hari hujan deras disertai badai
pagar Kebun Raya Bogor sampai ganti dua kali dalam satu tahun karena rusak dirubuhi pohon-pohon besar dan ratusan pohon bambu

mungkin agak seram kalau diingat lagi

tapi meskipun dulu bogor sering dilanda badai puting beliung
setiap sore langit bogor masih sering dihiasi kelelawar yang mulai mencari rizki-NYA
setiap petang jangkrik masih sering berlomba-lomba menggesekkan sayapnya hingga timbul suara yang indah dari si jantan untuk menarik sang betina
setiap malam kunang-kunang masih sering berlomba menyinari gelapnya Bogor di malam hari
langit petang yang terstratifikasi secara sederhana layaknya pelangi tak sempurna senantiasa menyambut petani di ladang untuk memulai menggarap tanah yang sudah ditanami selama beberapa generasi
hampir setiap siang terlihat banyak elang berbondong-bondong terbang melintasi langit Bogor yang cerah

itulah suasana Bogor saat itu... saat aku masih duduk di bangku sekolah dasar
saat semua masih cukup seimbang
saat tidak banyak orang yang serakah mengeruk tanah di sana-sini hanya untuk penghasilan yang mungkin bisa habis dalam waktu 5 tahun, sedangkan alam yang sudah memberikan manfaat bagi hidupnya dan nenek moyangnya selama jutaan tahun tega ia rusak dalam waktu beberapa bulan saja



Kira-kira akan seperti apa Bogor 10 tahun yang akan datang?

#FAR120114

Tidak ada komentar:

Posting Komentar